Cara Membuang Limbah Minyak Goreng

Cara Membuang Limbah Minyak Goreng Bagi Pelaku Usaha Restoran Dan Catering!

Sempat terjadi kontoversi akibat penutupan kali sentiong atau kali item yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta menggunakan jaring berwarna hitam tujuanya untuk menghilangkan bau yang berasal dari kali item tersebut. banyak warga sekitar yang menganggap kegiatan penutupan tersebut tidak menyelesaikan masalah dasar, karena tetap saja kali sentiong tetap kotor dan berbau tidak sedap.

Bahkan walaupun kali sentiong sudah rutin dibersihkan dan terbebas dari sampah, tetap saja sumber bau masih ada karena suber bau berasal dari limbah cair yang ada di kali tersebut. untuk menghilangkan limbah cair yang menyebabkan bau tidak semudah membalikkan telapak tangan. Dikutip dari industrinew.com kali item sudah tercemar berat oleh limbah domestik rumah tangga yang dibuang melalui saluran got dan mengalir ke sungai. Limbah rumah tangga ini bermacam – macam jenisnya. Salah satunya minyak goreng bekas pakai, oli bekas, lemak bekas makanan, dan lain sebagainya. Bisa jadi penyumbang terbesar limbah ini adalah para pelaku usaha restoran dan catering yang membuang limbah minyak goreng secara sembarangan. Karena produksi yang dilakukan setiap hari pasti bakal menghasilkan jumlah limbah minyak goreng yang banyak pula.

Cara Membuang Limbah Minyak Goreng
Cara Membuang Limbah Minyak Goreng

Sekedar informasi untuk mengolah limbah minyak ini tidak murah. Minyak sangat sulit dipisahkan dari air perlu teknologi tingkat tinggi untuk mengolahnya dan membutuhkan biaya besar, karena menghabiskan banyak zat kimia. Limbah minyak juga tidak dapat disaring, karena berisiko membeku dan tersangkut di penyaring, sehingga menyumbat saluran air.

Nah, bagaimana cara membuang limbang minyak goreng yang sudah tidak terpakai agar tidak mencemari lingkungan? Dilansir dari wastecycle.co.uk, begini caranya:

  1. Jangan pernah membuang minyak ke bak cuci piring

Ketika berniat membuang limbah minyak goreng, jangan pernah menuangkannya ke bak cuci atau langsung ke saluran pembuangan. Meskipun Anda sudah memecah minyak dengan sabun dan air panas, tetap saja minyak akan membeku setelah dingin dan menyebabkan pipa pembuangan dan selokan tersumbat, lama – kelamaan akan menimbulkan bau yang menyengat.

Minyak goreng yang dibuang ke saluran pembuangan akan terbawa sampai ke sungai, danau, bahkan laut. Seiring dengan bertambahnya limbah minyak, kadar oksigen air akan menurun dan dapat membunuh hewan-hewan yang hidup di dalamnya.

  1. Memasang grease trap untuk tampungan lemak sementar

Memasang grease trap adalah solusi yang tepat untuk cara membuang limbah minyak goreng yang benar apalagi jika Anda memiliki usaha restoran dan catering yang setiap harinya menghasilkan banyak limbah minyak goreng, lemak bekas makanan dan sebagainya. Untuk rumah tangga juga bisa menggunakan grase trap untuk tampungan limbah minyak untuk ukuranya bisa memakai ukuran yang lebih kecil daripada ukuran yang dipakai untuk kegiatan produksi.

Untuk pembelian dan pemasangan alat grase trap sangat mudah Anda tinggal membeli alatnya saja banyak dijual di toko material, toko bangunan atau di toko online. Usahakan memilih grase trap yang sudah sekalian pemasangan jadi Anda tidak perlu repot memasangnya sendiri di rumah Anda.

  1. Jangan menuangkan minyak bekas ke alat pengolahan kompos

Jika Anda memiliki alat pengolahan kompos di rumah dari sisa-sisa sampah organik, jangan membuang minyak goreng bekas ke situ. Hal ini akan menyebabkan kompos gagal terbentuk.

Inilah tips membuang minyak goreng domestik rumah tangga yang ramah lingkungan:

  • Biarkan minyak dingin atau membeku, sehingga Anda dapat menempatkannya ke dalam wadah yang bisa ditutup sebelum membuangnya. Wadah yang bisa Anda gunakan sebaiknya yang tidak dapat didaur ulang, misalnya kotak plastik bekas makanan.
  • Buang minyak yang sudah dikemas ke dalam tempat sampah.
  • Bisa juga Anda kumpulkan minyak-minyak bekas ke satu wadah secara bertahap sampai penuh, kemudian bawa ke pusat daur ulang terdekat. Sejumlah pusat daur ulang lokal sekarang ada yang menampung limbah minyak goreng secara gratis.
  • Jika Anda memiliki usaha restoran, catering, atau produk makanan yang digoreng, tentu limbah minyaknya akan sangat banyak. Salah membuang limbah minyak dapat berdampak pada penuntutan usaha Anda, karena efeknya sangat merugikan. Jika pipa saluran air tersumbat dapat mengakibatkan banjir. Lebih baik Anda menampungnya di grease trap tempat tampungan lemak nanti jika sudah penuh baru di kuras menggunakan jasa sedot limbah yang berpengalaman di kota Anda.
  • Menggunakan minyak daur ulang sebagai sumber energi, seperti karbon dioksida, karena lebih ramah lingkungan. Ini juga merupakan pilihan yang lebih efektif dan dapat membantu mengurangi pajak pada bahan bakar fosil. Sayangnya, di Indonesia teknologi ini belum dikenal luas oleh masyarakat.

Jika Anda termasuk masyarakat yang cerdas, Anda wajib tahu bagaimana cara membuang limbah minyak goreng yang benar, jangan hanya ponselnya saja yang cerdas ya! Anda pun harus menjadi smart citizen, sehingga masalah sungai tercemar di kota Anda dapat berkurang. Kita semua harus menjaga lingkungan, demi hidup lebih nyaman dan sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *